Tag Archive for 'bekerja di rumah'

Enaknya Bekerja di Rumah

bekerja di rumahSeharusnya dan pengennya udah ada postingan baru dari kamis kemarin :-( tapi apa daya, lagi banyak yang harus dikerjain dan tiba-tiba my Baby Kia sakit.

Aargh kalau anak ku ada yang sakit, rasanya hati ini nggak pernah berhenti bersyukur.

Bersyukur karena nggak usah lagi sakit kepala mikirin gimana caranya bisa ambil cuti buat nemenin anak2 di rumah lagi sakit.
Bersyukur karena kerjaan bisa ditunda dulu, reschedule aneka meeting dan janjian
Bersyukur karena saya bisa mengatur waktu libur, waktu kerja, nggakpake takut kehilangan pekerjaan

daaaan sederetan rasa syukur saya, karena saya sekarang udah bekerja di rumah. Biarpun sana sini masih disodok-sodok, dibisik-bisik, trus masih dipandang sebelah mata…nggak masalah lah. Saya pake kacamata kuda kok. Yang saya kerjain juga bisnis halal, bisnis senang-senang.

Hasilnya juga bukan “lumayan” lagi, tapi udah “banyak”. Belum lagi segala siraman ucapan dari rekan bisnisku,”Terima kasih ya mbak, udah didbantuin” yang selalu buat saya ingat untuk terus konsisten dan semangat untuk bekerja.

Aaahhh masih banyak lagi yang harus ditulis kalao saya mau. Tapi saat ini saya lagi konsen memulihkan kondisi si Baby yang udah turun panasnya.

Alhamdulillaah ya Allah, atas nikmatMu.

Bekerja di Rumah? Mudah?

Tidak. Sangat tidak mudah. Tapi enak ;-)

Benar-benar harus bisa mengontrol diri sendiri. Kita menjadi bos untuk diri sendiri. Tidak ada lagi yang menentukan target. Tidak ada lagi yang meminta laporan progress project. Tidak ada lagi waktu istirahat yang ditentukan, tidak ada lagi jam kerja teratur dari jam 8 -5 sore. Semua bebas. Semua terserah.

Tapi….bagaimana kita menahan godaan untuk tidak menonton TV yang menyiarkan acara kesayangan kita? Bagaimana kita bisa membagi waktu antara bekerja, mengurus rumah, dan bermain bersama anak kita? Whuih…bukan hal yang mudah, ternyata.

Terbiasa dengan ritme seorang wanita karir yang bekerja dari pagi sampai malam, saya sendiri sempat “kagok” dengan kehidupan yang baru sebagai Work at Home Mom. Gak ada waktu kerja tetap, masih harus ngurus anak, rumah, dan suami. Trial dan error untuk menemukan komposisi yang “pas” untuk bisa membagi waktu untuk semua urusan.

Ternyata kuncinya cuma satu: disiplin. Saya belajar menentukan target harian yang harus dikerjakan. Misalnya: Hari ini harus menyelesaikan: 1….2…3… dan setiap target punya porsi waktu sendiri2. Gak lupa disisipkan waktu buat blogwalking, hehehe…teteup;-) Kalau pun target tidak terpenuhi, harus fleksibel mengatur waktu dan daya upaya agak tidak semakin menumpuk.

Waktu kerja pun fleksibel (serabutan, maksudnya, hehe..). Sehabis anak tidur dan pas anak ke sekolah adalah “best timing” buat saya bekerja. Full konsentrasi, gak perlu sambil jaga anak agar gak jatuh, ngambil susu, atau nganter ke toilet ;-) . Tetep lebih enak “ngelembur” di rumah. Kalau kerja sampe tengah malam pun masih bisa “terbayar” besoknya, sambil ngelonin anak tidur…

Anak sakit, gak khawatir cuti saya habis. Gak khawatir kena semprot Boss karena mau ambil cuti panjang. Asisten mau pulang kampung, masih bisa di-handle, paling nggak gak ribet mikirin cuti yang makin menipis.

Penghasilan…memang tidak sebesar yang saya hasilkan di kantor. Tapi Alhamdulillah saya bisa bersama keluarga, dan gak lagi stress karena macet di jalan, jajan di cafe, dan segudang kegiatan menunggu macet yang sangat boros uang.

Agh…emang gak mudah jadi Work at Home Mom, tapi memang sangat enak jadi Bos untuk diri sendiri….;-)